Dun’t give up


Tanya Si Lenka,….tanyakan kepadanya siapa musuh kita itu….

Atau siapakah temen kita yang sebenernya….

Kalo saya tanya kepadamu tentang siapa yang jadi musuh dan siapa yang jadi temen kamu,….
kamu akan bilang apa?

Saya akan bilang teman terbaikku adalah buku….
dan musuh terberat ku adalah diri ku sendiri.
Karena susah banget ternyata mengalahkan diri sendiri itu.
Biar pun kita hidup 24 jam bersamanya
Kita masih saja kadang kalah dan harus menyerah kepadanya.

Lenka bilang……”Trouble is a friend…he is there in the dark…he is there in my heart….he wait in the wind and gotta play his part”
hahahha…….masalah itu memang harus bisa dijadikan temen….
Kita tak pernah bisa mengontrolnya.
Sebagai seseorang yang biasa saja,…aku masih saja kalah dengannya.
Aku kalah dengan diriku sendiri….yah itu adalah masalah dengan diriku sendiri……
Mencoba memahami diri sendiri dan mendorongnya hingga kebatas yang mustahil…itu lah yang sedang aku coba sekarang.
Mencoba membuat diriku dalam titik terendah dalam kehidupan ku…
Kadang aku merasa kalut, dan menyerah sebelum memulainya
Banyak yang bilang aku tak akan pernah bisa menjadikannya sejalan.
Sampai-sampai aku mulai terbiasa dengan doktrin mereka.
Dan sesaat…membenarkan semua perkataan mereka tentang diriku.

Aku lupa,….
Bahwa yang tahu akan diri ku dan kemampuanku ya hanya diriku
bukan mereka…..

Dan aku mulai membenci mereka,
yang bilang,…aku tak akan pernah bisa,….dan tak akan pernah mampu.

Sadar dengan itu…aku mulai mencoba berdiri,
Diatas kaki sendiri,
Berlari kecil dan siap bergerak untuk menggapai semua impianku.

Hidup ku ini akan sangat membosankan, kalo aku tak pernah mau untuk keluar dari lingkaran setan ini.
Lingkaran kenyamanan yang siap menghanyutkan ku ….
Aku tak boleh terlena,
karena kehidupan ku masih panjang,
Siap kalah dan siap menang…..

Aku siy percaya bahwa kehidupan itu tak akan selamanya dibawah.
KArena itu setiap pemberhentian ku….aku tak akan pernah selamanya istirahat.
Tapi kali ini aku hanya akan mengambil waktu luangku untuk mempersiapkan semua aktivitas ku yang akan menggunung selanjutnya.

Tantangan hidup ku selanjutnya adalah bagaimana agar aku bisa membuat kehidupan ku selanjutnya itu kearah yang lebih baik.
Tak ada orang yang mau kehidupan mereka itu menjadi lebih susah dari yang sekarang.
Kalo kita ketemu dengan orang yang sama sekali tidak mau berusaha itu artinya mereka bodoh.
Aku selalu benci dengan orang-orang yang merasa rendah diri…..
Rendah hati itu boleh, tapi rendah diri itu sangat tidak diperbolehkan.
Biar pun kadang orang bilang “merendahkan diri meninggikan mutu…”
tapi merendahkan diri itu bisa berdampak ke kita yang menjadi seorang yang pesimis.

Pesimis itu tidak bagus,
Kadang cuma berpikir bahwa “aku gak bisa” saja….itu bisa mendatangkan musibah bagi kita.
Pikiran itu akan meracuni akal kita…..
Dan mungkin selamanya kita akan terjebak dengan situasi yang seperti itu…
Tak mau berusaha, diam….dan mati dengan perlahan….
SAngat mengenaskan memang…

Aku selalu saja bingung….dari mana mereka mendapatkan kata “tidak bisa” itu?
apakah mereka sudah pernah mencobanya?
dan dari mana mereka tahu kalo itu tidak bisa dilakukan?
Karena dengan sendirinya mereka yang sudah pernah mencobanya akan selalu bilang bahwa “aku telah mencobanya dan gagal….”

Masalahnya disini bukan tidak bisanya…tapi karena hanya satu kegagalan saja membuat kita menyerah untuk mulai mencobanya lagi.
Siapa yang bodoh kali ini?
aku atau kah kamu?

Dan sudahkah kamu siap menghadapi semua tantangan mu selanjutnya?
Persiapan apa saja yang akan kamu persiapkan?

Let me know what’s on your mind,please……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: