Serba-Serbi keHidupan


Dunia ini memang penuh dengan sandiwara, semua orang tampaknya malu untuk menunjukkan siapa pribadi yang sebenarnya.
Semua orang berbohong atas diri mereka sendiri. Semua itu palsu.
Bahkan semua tindak – tanduk yang baik itu harus dipelajari dulu.
Semua itu membuat hati ini muak.
Kenapa mereka tidak pernah berhenti untuk berpura – pura?

Untuk menjadi seorangg yang baik, kita pun harus belajar bagaimana cara bertingkah-laku.

Tapi apa jadinya kalo dunia ini penuh dengan ketidaksopanan, mungkin itu tambah mengerikan.

Setiap orang merasa bahwa mereka harus dihargai, dan di hormati.
Tapi untuk itu mungkin kita harus mulai untuk mulai menghormati semua orang yang ada di sekeliling kita sendiri.
Tak pantas rasanya kalau kita anak muda terlalu besar kepala dan tidak hormat kepada yang tua.

Senyum itu bisa dipelajari, tapi senyum dari hati itu mungkin susah sekali.

Pernah saya, satu hari full tertawa tidak begitu ngakak siy sebenarnya dan akhirnya aduh…pipi ini terasa sakit.
Padahal dulu saya juga pernah membaca artikel, yang menyebutkan bahwa sebenarnya energy yang dibutuhkan seseoran untuk memasang muka manyun lebih besar ketimbang energy yang dibutuhkan untuk memasang senyuman manis diwajah kita.

Hebatnya, kadang kita tidak tahu semua itu. Malahan kita kadang merasa capek untuk terus-menerus tersenyum.
Senyum itu sodakoh…..
Yah memang, karena dengan senyum kita akan mempunyai banyak teman.

Dunia ini penuh dengan tipu daya.
Semua orang selalu saja ingin menjadi orang yang lain.

Pernah chatting?
Nah, dunia maya itu yang memungkinkan kita untuk selalu pretending to be the other person.
Kadang banyak juga yang berganti kelamin di dalam dunia maya itu.
Saya tak pernah habis pikir, kenapa mereka melakukan seperti itu.
Sepertinya itu sudah hal yang wajar saja.
Wajar dan mungkin suatu keharusan, karena disanalah semua kepalsuan itu berawal. Entah siapa yang memulainya.
Capek deeee………..
Yah, mungkin juga saya…
Menurut saya, kita tak harus selalu berpura- pura seperti itu, tapi yah balik lagi. Kalau yang lain tidak jujur, kenapa kita harus jujur siy? Ya gak?

Dan ternyata gak Cuma saya ajah yang benci banget yang namanya hidup dalam kepura-puraan.

Contohnya ya senior saya, trus teman saya waktu SMA dulu. Mereka memang mengikuti arus alias gak gaptek. Tapi mereka juga sebel sama yang namanya penipu-penipu itu tadi.

Hehehe…….ada temannya.

Tapi saya juga punya teman yang emang dia itu gak penting banget….
Suka banget yang namanya bermain-main di dunia maya.

Dan salah satunya ya sering telpon-telponan sama orang yang belum pernah ketemu.

Memang….dulu saya juga seperti itu. Seneng banget sama yang namanya “GAK PENTING “ , tapi akhirnya gak tahu kenapa saya jadi sadar sendiri bahwa semua itu palsu alias fake!!!
Sekarang, biarpun ada orang yang telpon tapi sepertinya Cuma miscall-miscall doank dan nomor itu gak dikenal, males ajah gitu loh ngangkatnya.

Palagi kalo pas nyambung, ditanya sapa malah sok gak penting gitu….
Uuuuuhhhhhhh…..rasanya mau ngehajar tuh orang ampe klenger kasih tau kalo itu basi kali?????

Bête kan?

Atau orang yang gak tahu sapa dengan pedenya sms….”Ardi aku gak bisa tidur niy, piye jal?”

Haaaaaaaahhhhhhhhhhhhh……….haaaaaaccccchhhhhhhhhiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…………….
Emang saya itu sapa? Emak kamu getoh?
Udah gitu gak tahu sapa lagi….bete!
Paling-paling ya….saya cuekin ajah.

Untuk pemberitahuan,
Saya gak tahu sejak kapan punya penyakit kaya’ gitu….
Mungkin sejak ikut menjadi anak buahnya Pak Luqman,…orang keturunan Arab yang punya penyakit gak penting.
Maksud saya….kalo ada orang jelek, item, jerawatan, endut, idup pula iseng telpon tapi gak jadi alias Cuma miscal doank…gak bakal saya angkat.
Apalagi nomor gak penting dengan informasi gak penting sms ke saya.
Di jamin….gak pernah dapet respon dari saya.

Atau mungkinkah saya ini termasuk orang yang baik tapi sangat tidak bersahabat dengan yang namanya sms atau telpon gak penting.

Ahhh,….mungkin karena terlalu lama menganut gaya hidup kaya mylovely jadi ya gini,…suka cuek bebek….weeeeeeeekkkkkkkssssssssss……………!!!!!!111111111

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: