Cinta itu Saling Memaafkan


“Maaf ya sayang….maafin aku…..”

***
Okey….memang ini semuanya adalah kesalahanku. Kesalahan total yang pernah aku lakukan… Well done Diana…you’re really…really bad girl…huuffttt…..

Aku memang gak seharusnya menyia-nyiakan kepercayaan yang udah dia kasih ke aku. Awalnya aku dikasih alamat imel dan pass dia. Setidaknya dia telah berpikir bahwa aku gak akan pernah ngutak-atik semua yang ada didalemnya.

Dasar gatel tangan ini, melihat imel masuk yang hampir tiga ribuan di inbox-nya tanpa tersentuh sedikitpun,…
Dan karena aku memang sedikit kerajinan jadi aku hapuslah imel-imel gak penting itu satu persatu.
Semua yang “Aku rasa gak penting karena dia gak pernah membuka imel masuk itu…” aku delete satu persatu.

Hingga menyisakan imel-imel yang lagi-lagi “Aku anggap itu yang penting”. Semua isi dalam folder SPAM-pun aku kosongkan…tentu saja aku juga berpikir…” Mana ada siy spam yang bermanfaat? Pasti juga isinya cuma imel junk doank”

Walhasil….ketika dia ngecek lagi imelnya dan tinggal sedikit, langsung marah-marah ke aku. “Oke..ini memang kesalahan ku..”

Dia itu memang orangnya tegas,,…kalo udah bilang A…ya A…kalo B ya B…jadi sepertinya pelajaran ku kali ini adalah mendengarkan semua kata-katanya….

Yups…karena aku juga harus sadar, besok-besok kalo udah berumah tangga kata-kata suami adalah perintah, dan gak boleh kita se-enaknya membantahnya. Dan satu lagi pelajaran yang harus diinget yaitu tentang privacy masing-masing.

Aku mulai sekarang mungkin harus membiasakan diri dengan semua yang ada di dalam imelnya tanpa aku utak-utik dan aku juga akan membiarkan semua isi dalam hengponknya agar tetap seperti itu.

Karena sebuah hubungan akan tetap terjalin jika keduanya saling menghargai, menghargai privacy masing-masing pihak tanpa harus ikut campur, karena sejatinya kita memang dua insan yang mempunyai dua dunia yang berbeda, hanya saja mempunyai satu kesamaan prinsip atau bisa dibilang kesamaan cita-cita….yaitu membina suatu hubungan yang lebih serius.

Semoga saja semua ini cepat berlalu, dan dia tidak ngambek lagi seperti ini. Maafkan aku sayang..dan aku tak akan pernah mengulanginya lagi…. iLuiNuiMu

Jangan biarkan aku sendiri menghadapi dunia ini😀


Nondiana, Pangkalpinang

24Okt2010

2 thoughts on “Cinta itu Saling Memaafkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: